Sisik keratin, bukan cangkang
Sisik trenggiling tersusun dari keratin, protein yang sama seperti pada rambut dan kuku, dan tumbuh terus sepanjang hidupnya. Ketika terancam, trenggiling menggulung tubuh rapat-rapat sehingga hanya bagian bersisik yang terekspos, cukup efektif menghadapi predator berkaki empat.
Lidah panjang pemakan semut
Trenggiling tidak punya gigi sama sekali. Ia mengandalkan lidah lengket yang bisa terjulur lebih panjang dari tubuhnya untuk menjilat semut dan rayap dari sarangnya, dibantu cakar depan yang kuat untuk membongkar gundukan tanah keras.
Mamalia paling banyak diperdagangkan
Trenggiling Sunda (Manis javanica) yang hidup di Kalimantan termasuk kelompok trenggiling yang paling banyak diselundupkan di dunia, terutama karena permintaan sisik untuk pengobatan tradisional dan dagingnya. Status ini membuatnya masuk kategori kritis terancam punah dalam penilaian konservasi internasional.