Alam Kalimantan

Trenggiling

Trenggiling adalah satu-satunya mamalia di dunia yang tubuhnya diselimuti sisik keratin, bahan yang sama dengan penyusun kuku manusia. Saat merasa terancam, ia akan menggulung tubuhnya menjadi bola rapat—pertahanan ampuh melawan predator alami, tapi tak banyak membantu melawan perburuan manusia.

01Satu-satunya mamalia di dunia yang bertubuh bersisik keratin.
02Tidak memiliki gigi dan mengandalkan lidah panjang untuk makan.
03Termasuk mamalia yang paling banyak diperdagangkan secara ilegal.
Trenggiling berjalan di lantai hutan Kalimantan pada malam hari
Satu-satunya mamalia di dunia yang bertubuh bersisik keratin.

Sisik keratin, bukan cangkang

Sisik trenggiling tersusun dari keratin, protein yang sama seperti pada rambut dan kuku, dan tumbuh terus sepanjang hidupnya. Ketika terancam, trenggiling menggulung tubuh rapat-rapat sehingga hanya bagian bersisik yang terekspos, cukup efektif menghadapi predator berkaki empat.

Lidah panjang pemakan semut

Trenggiling tidak punya gigi sama sekali. Ia mengandalkan lidah lengket yang bisa terjulur lebih panjang dari tubuhnya untuk menjilat semut dan rayap dari sarangnya, dibantu cakar depan yang kuat untuk membongkar gundukan tanah keras.

Mamalia paling banyak diperdagangkan

Trenggiling Sunda (Manis javanica) yang hidup di Kalimantan termasuk kelompok trenggiling yang paling banyak diselundupkan di dunia, terutama karena permintaan sisik untuk pengobatan tradisional dan dagingnya. Status ini membuatnya masuk kategori kritis terancam punah dalam penilaian konservasi internasional.

Pertanyaan umum

Jawaban ringkas dan transparan

Kenapa trenggiling menggulung tubuhnya?

Sisik keras di sekujur tubuhnya membuat posisi menggulung menjadi pertahanan efektif melawan predator alami, meski tidak melindunginya dari perburuan manusia.

Apa yang harus dilakukan jika menemukan trenggiling di alam?

Jangan menyentuh atau memindahkannya; laporkan penemuan kepada otoritas konservasi setempat agar ditangani sesuai prosedur yang sah.