Alam Kalimantan

Penyu Hijau di Perairan Kalimantan

Di gugusan pulau seperti Derawan dan Sangalaki, Kalimantan Timur, penyu hijau betina masih rutin naik ke pantai pada malam hari untuk menggali lubang dan bertelur—ritual yang sama diulang generasi demi generasi di pantai kelahirannya sendiri.

01Betina cenderung kembali bertelur di pantai tempatnya sendiri menetas.
02Penyu hijau dewasa umumnya herbivora, memakan lamun dan alga.
03Butuh belasan hingga puluhan tahun untuk mencapai usia matang.
Penyu hijau berenang di perairan dangkal Kepulauan Derawan
Betina cenderung kembali bertelur di pantai tempatnya sendiri menetas.

Kembali ke pantai tempat ia menetas

Penyu hijau betina memiliki kebiasaan kembali bertelur di pantai tempat ia sendiri menetas puluhan tahun sebelumnya, perilaku yang disebut natal homing. Gugusan Kepulauan Derawan di Kalimantan Timur dikenal sebagai salah satu lokasi peneluran penting di kawasan ini.

Pemakan rumput laut saat dewasa

Berbeda dari fase mudanya yang cenderung omnivora, penyu hijau dewasa didominasi memakan lamun dan alga, menjadikannya salah satu reptil laut herbivora utama. Aktivitas makannya membantu menjaga padang lamun tetap pendek dan sehat sebagai habitat berbagai biota laut lain.

Dewasa setelah puluhan tahun

Penyu hijau membutuhkan waktu belasan hingga puluhan tahun untuk mencapai usia matang secara seksual, sehingga populasi yang tertekan hari ini butuh waktu sangat panjang untuk pulih. Ancaman utamanya meliputi pencurian telur, sampah plastik yang tertelan, dan tidak sengaja terjerat alat tangkap ikan.

Pertanyaan umum

Jawaban ringkas dan transparan

Kenapa penyu hijau kembali ke pantai yang sama untuk bertelur?

Penyu betina cenderung menunjukkan perilaku natal homing, kembali ke area pantai tempat ia menetas untuk meneruskan siklus peneluran generasi berikutnya.

Bagaimana cara mengamati penyu bertelur dengan aman?

Jaga jarak, matikan lampu senter langsung ke arah penyu, dan ikuti arahan pengelola kawasan konservasi agar proses peneluran tidak terganggu.