Alam Kalimantan

Rangkong Kalimantan

Suara kepakan sayap rangkong yang terbang di atas tajuk hutan sering terdengar sebelum burungnya terlihat. Di Kalimantan hidup beberapa jenis rangkong, dari rangkong badak yang jadi maskot Kalimantan Barat sampai enggang gading yang paruhnya diburu karena dianggap seperti gading.

01Beberapa jenis rangkong hidup di hutan Kalimantan, bukan cuma satu spesies.
02Enggang gading berstatus sangat terancam punah akibat perburuan paruhnya.
03Rangkong badak adalah fauna identitas Kalimantan Barat.
Rangkong badak bertengger di dahan hutan Kalimantan
Beberapa jenis rangkong hidup di hutan Kalimantan, bukan cuma satu spesies.

Bukan satu, tapi beberapa jenis

Kalimantan menjadi rumah bagi beberapa spesies rangkong, termasuk rangkong badak (Buceros rhinoceros), enggang gading (Rhinoplax vigil), dan julang jambul-hitam. Masing-masing punya bentuk paruh, warna, dan kebiasaan makan yang berbeda meski sering disamaratakan sebagai "burung enggang".

Penyebar biji jarak jauh

Rangkong menelan buah utuh—termasuk buah ara berukuran besar—lalu memuntahkan atau membuang bijinya di lokasi yang bisa berjarak kilometer dari pohon induk. Peran ini membuat sejumlah peneliti menjulukinya "petani hutan", karena membantu regenerasi pohon di area yang jauh dari sumber biji.

Sarang yang disegel dari dalam

Saat bertelur, betina rangkong masuk ke lubang pohon dan menyegel sebagian besar pintunya dengan lumpur serta sisa makanan, menyisakan celah sempit untuk menerima makanan dari jantan. Kebiasaan unik ini melindungi telur dan anak dari predator selama masa pengeraman.

Pertanyaan umum

Jawaban ringkas dan transparan

Mengapa rangkong disebut penabur benih hutan?

Karena menelan buah utuh dan menyebarkan bijinya jauh dari pohon induk lewat kotoran atau muntahannya, membantu regenerasi berbagai jenis pohon hutan.

Apa ancaman terbesar bagi enggang gading?

Perburuan untuk diambil paruhnya yang padat, sering disebut "gading merah", menjadi ancaman utama selain hilangnya hutan tempat mereka bersarang.