Tiga subspesies, tiga wilayah
Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus) terbagi menjadi tiga subspesies menurut sebarannya: Pongo pygmaeus pygmaeus di bagian barat laut, Pongo pygmaeus wurmbii di Kalimantan Tengah, dan Pongo pygmaeus morio di Kalimantan Timur dan Utara. Ketiganya berbeda secara genetik meski sering disebut satu nama saja.
Delapan tahun sekali melahirkan
Interval kelahiran orangutan termasuk salah satu yang terpanjang di antara mamalia darat, sekitar enam sampai delapan tahun antara satu anak dengan berikutnya. Anak orangutan juga tinggal bersama induknya lebih lama dibanding kebanyakan primata lain, belajar mencari makan dan membangun sarang selama bertahun-tahun.
Hutan yang harus tersambung
Karena bergerak lambat dan jarang turun ke tanah, orangutan sangat bergantung pada tajuk hutan yang menyambung dari satu pohon ke pohon lain. Fragmentasi hutan akibat alih fungsi lahan memutus jalur jelajah ini, memaksa individu yang terjebak di petak hutan kecil untuk turun ke tanah dan berisiko lebih tinggi.