Alam Kalimantan

Beruang Madu

Beruang madu adalah spesies beruang terkecil di dunia, tapi jangan tertipu ukurannya—cakarnya melengkung tajam dan lidahnya bisa terjulur sepanjang lengan bawah manusia untuk mengorek sarang lebah dari celah pohon.

01Beruang madu adalah spesies beruang terkecil di dunia.
02Pola tanda dadanya unik pada setiap individu.
03Statusnya rentan akibat hilangnya hutan dan perdagangan ilegal.
Beruang madu memanjat batang pohon di hutan Kalimantan
Beruang madu adalah spesies beruang terkecil di dunia.

Lidah panjang pemburu madu dan serangga

Lidah beruang madu bisa memanjang hingga 20-25 sentimeter, jauh lebih panjang dibanding proporsi tubuhnya, digunakan untuk menjilat madu dan mengorek larva serangga dari lubang kayu atau sarang lebah yang dibongkarnya dengan cakar.

Tanda dada seperti sidik jari

Setiap individu beruang madu punya pola tanda cokelat keemasan berbentuk seperti bulan atau matahari di dadanya, dan pola ini unik untuk tiap ekor—mirip fungsi sidik jari pada manusia untuk mengenali individu.

Aktif malam, hidup menyendiri

Beruang madu cenderung soliter dan lebih aktif pada malam atau senja, menghabiskan siang hari beristirahat di atas pohon atau sarang dari ranting yang dibuatnya sendiri. Sifat pemalu ini membuatnya jarang terlihat langsung meski daerah jelajahnya tumpang tindih dengan permukiman di pinggir hutan.

Pertanyaan umum

Jawaban ringkas dan transparan

Apa yang membuat beruang madu berbeda dari beruang lain?

Ukurannya paling kecil di antara delapan spesies beruang dunia, dan lidahnya jauh lebih panjang secara proporsional untuk mengambil madu serta serangga dari celah sempit.

Apakah beruang madu berbahaya bagi manusia?

Beruang madu cenderung menghindar dan tidak mencari konflik, tetapi tetap satwa liar bercakar tajam yang harus diberi jarak aman, terutama saat merasa terpojok.